Peristiwa yang terjadi di pos penjagaan utama komplek tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV dan videonya viral di media sosial.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima redaksi *Fokus Media Sumut*, terlihat sekelompok remaja mendatangi pos keamanan secara tiba-tiba. Tanpa alasan yang jelas, mereka langsung melakukan pemukulan dan tendangan membabi buta terhadap satpam yang sedang bertugas jaga malam.
Korban yang kalah jumlah tidak mampu melawan dan hanya bisa berusaha melindungi diri dari serangan bertubi-tubi.
Aksi kekerasan itu berlangsung singkat, namun cukup membuat warga komplek resah. Warga yang melihat rekaman CCTV mengaku geram dengan ulah para remaja tersebut.
Kasihan satpamnya, dia cuma kerja jaga komplek. Tiba-tiba dikeroyok. Semoga polisi cepat tangkap pelakunya, meresahkan," ujar salah seorang warga Rorinata kepada awak media Fokus Media Sumut, Sabtu (24/10/2026).
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian wajah dan tubuh. Saat ini korban telah mendapatkan perawatan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian dari Polsek Tanjung Morawa disebut telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi di lokasi kejadian.
Kasus pengeroyokan ini menjadi perhatian warga Tanjung Morawa. Warga berharap pihak keamanan komplek memperketat penjagaan dan para pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Awak media masih berupaya menghubungi pihak Polsek Tanjung Morawa untuk mendapatkan keterangan resmi terkait perkembangan kasus ini. (HH)

إرسال تعليق