Polisi Turun Tangan, Kasus Preman Larang dan ancam Warga Parkir di Toko Irian Tanjung Morawa Terungkap


FMS, Tanjung Morawa - Aksi premanisme di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, kembali menimbulkan keresahan. Sejumlah warga mengeluhkan larangan parkir yang dilakukan oleh sekelompok preman terhadap pengunjung Toko Irian Pekan Tanjung Morawa dalam beberapa hari terakhir.


Warga yang hendak berbelanja mengaku diusir dan mendapat ancaman apabila tetap memarkirkan kendaraannya di depan toko. Bahkan, para pelaku disebut mengintimidasi dengan ancaman perusakan hingga kehilangan kendaraan.


Untuk memperkuat larangan tersebut, area parkir di depan toko dipasangi berbagai penghalang seperti pot bunga dan benda lain agar kendaraan tidak dapat masuk. Kondisi ini membuat masyarakat merasa tidak aman dan enggan berbelanja.
Pihak pengelola Toko Irian menyatakan tidak berani menegur atau melawan para preman karena khawatir memicu keributan, mengingat sebelumnya pernah terjadi kerusuhan di lokasi tersebut.
Salah seorang warga, Daud, menyayangkan sikap aparat penegak hukum yang dinilainya membiarkan tindakan premanisme tersebut berlangsung. Ia mempertanyakan mengapa masyarakat harus terus diintimidasi hanya karena persoalan parkir.


Menanggapi keluhan itu, Kapolsek Tanjung Morawa Jonni H Damanik menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah turun langsung ke lokasi dan situasi sudah dikendalikan. Ia juga menyebutkan akan digelar pertemuan di Kantor Camat Tanjung Morawa untuk membahas dan mencari solusi terkait persoalan parkir di toko tersebut.       (HH)


























(sumberlintassumut)
























Post a Comment

Previous Post Next Post