Kebakaran di Plaza Millenium Medan: Ledakan Drainase Jadi Pemicu, Kerugian Rp100 Juta



FMS, Medan - Warga di sekitar Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, dikejutkan oleh insiden kebakaran yang melanda sisi bangunan Plaza Millenium pada Sabtu pagi (31/1/2026). Api dilaporkan mulai muncul sekitar pukul 07.53 WIB, tepat saat aktivitas di pusat perbelanjaan tersebut baru saja akan dimulai.  Plaza Millenium sendiri dikenal luas oleh masyarakat sebagai pusat perbelanjaan barang elektronik paling ikonik di Kota Medan. 


Mal ini menjadi tujuan utama warga untuk berburu berbagai kebutuhan teknologi, mulai dari smartphone terbaru, laptop, komputer, hingga berbagai aksesori elektronik lainnya, sehingga insiden ini langsung menarik perhatian besar publik.  Menürut keterangan Julianto, seorang petugas keamanan Plaza Millenium, kebakaran ini tidak terjadi begitu saja namun didahului oleh suara ledakan keras. Suara dentuman tersebut diketahui berasal dari bawah tanah, tepatnya dari saluran drainase yang berada di depan pintu keluar masuk kendaraan gedung tersebut.  Ledakan yang terdengar sebanyak dua hingga tiga kali itu memicu munculnya kobaran api dari dalam parit. Api yang berasal dari saluran pembuangan di samping SPBU Kapten Muslim tersebut kemudian merambat naik dengan cepat dan menjilat sisi sebelah kanan bangunan Plaza Millenium hingga menimbulkan kepanikan luar biasa.


Setelah suara ledakan itu, api tiba-tiba saja naik dari drainase dan membakar dinding bangunan. Kejadiannya sangat cepat hingga membuat orang-orang di sekitar sini berhamburan," ujar Julianto saat menjelaskan kronologi di lokasi kejadian. Seorang pengemudi ojek online, Suryanto (32), yang saat itu tengah mangkal di dekat lokasi, memberikan kesaksian serupa. la menyebutkan bahwa upaya pemadaman awal sempat dilakukan secara mandiri oleh pihak sekuriti menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut sulit membuahkan hasil. 


Api baru benar-benar dapat dijinakkan setelah armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tiba di lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit sebelum akhirnya petugas berhasil melokalisir api agar tidak merambat lebih jauh ke area dalam mal maupun pom bensin yang berada sangat dekat. Berdasarkan data laporan sementara dari tim pemadam kebakaran, objek utama yang terbakar merupakan bahan bakar yang tergenang di dalam parit milik SPBU Kapten Muslim. 


Keberadaan cairan mudah terbakar di saluran air tersebut diduga menjadi pemicu utama  Informasi tambahan dari warga sekitar menyebutkan bahwa ledakan tidak hanya terjadi di satu titik. Ledakan pertama terdengar di dekat pos sekuriti, sementara ledakan kedua terdengar cukup keras di area dekat warung bakso yang saat itu posisinya masih dalam keadaan tertutup.  Muncul dugaan di tengah masyarakat bahwa ledakan beruntun di sepanjang saluran drainase tersebut berkaitan dengan kebocoran jaringan gas alam di bawah tanah. Meski tidak ada korban jiwa, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta, dan pihak berwenang kini tengah melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari insiden di ikon elektronik Medan tersebut.      (HH)

Post a Comment

Previous Post Next Post